Inilah Jawaban Ruh Ketika akan Dicabut oleh Malaikat Maut, hingga Nyawa Tercabut dengan Jernih

Dinamikabengkulu.com | Religi_Tidak ada seorangpun yang mengetahui kapan datangnya ajal. Namun yang pasti, tidak ada satupun yang abadi di mula bumi.

Semua makhluk di muka bumi akan menjumpai kematian. Oleh karena itu, setiap orang harus menyiapkan bekal kematian dengan baik.

Pasalnya setelah malaikat maut datang mencabut ruh atau nyawanya, tidak ada yang dapat menolong kecuali amal ibadahnya selama hidup.

Peristiwa kedatangan malaikat maut selalu mengundang pertanyaan banyak orang. Tidak sedikit orang-orang yang penasaran dengan kondisi ruh saat sakaratul maut.

Lantas bagaimana jawaban ruh orang beriman saat malaikat maut datang? Simak berikut ini, dilansir dari terjemah kitab Daqoiqul Akhbar.

Diterangkan dalam suatu hadist bahwa ketika malaikat maut akan mencabut nyawa orang mukmin, ruh orang mukmin itu akan berkata:

“Aku tidak akan taat kepadamu kalau engkau tidak diperintah untuk mencabutku,” malaikat maut kemudian memberi jawaban: “Aku telah diperintah oleh Allah,’

Kemudian ruh akan meminta tanda (alamat) dan bukti. Ia berkata: Sesungguhnya Tuhanku telah menciptakan aku dalam jasadku dan engkau tidak ada waktu itu, sekarang engkau ingin mengambilku,”

Setelah itu, malaikat maut kembali menghadap kepada Allah SWT dan menyampaikan permintaan dari seorang hamba tadi.

Maka Allah SWT berfirman: “Benar (yang dikatakan) ruh hamba-Ku. Hai Malaikat Maut,pergilah ke surga dan ambilah buah apel darinya sebagai bukti, setelah itu temuilah ruh hamba-Ku,”

Setekah mendapat perintah dari Allah, malaikat maut segera pergi ke surga dan mengambil buah apel dari surga sebagai bukti.

Dikisahkan dalam kitab karya Imam Abdirrahim bin Ahmad Al-Qadhy ini, bahwasanya buah apel itu bertuliskan ‘Bismillaahir Rahmaanir Rahiim’.

Maka ketika ruh orang mukmin itu melihat buktinya, keluarlah dia dengan segera dan merasa enak dan jernih matinya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *