Dinamikabengkulu.com | Rejang Lebong_Sebanyak 15.000 bibit ikan nila ditebar Pemerintah desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Penyebaran bibit ikan nila ini merupakan wujud program ketahanan pangan desa.
Penebaran bibit nila dilakukan langsung Kepala desa Pahlawang, Lukman Ansori, bersama Ketua BPD desa Pahlawan, Ketua Bumdes, Babinsa Kodim 0409/RL dan Bhabinkamtibmas Polres Rejang Lebong, serta pengurus Bumdes Pahlawan, Sabtu (08/11/2025).

Kegiatan penebaran ini merupakan kegiatan usaha Melalui anggaran ketahanan pangan tahun 2025.
“Alhamdulillah hari ini kita tebar bibit ikan nila, jadi Bumdes kami memberi modal Bibit dan pakan. Kita bekerja sama dengan Bumdes, kemudian Bumdes yang kita amanahkan lahan ini merawat sampai panen,” ucap Kepala desa Pahlawan, Lukman Ansori saat ditemui Dinamikabengkulu.com di Lokasi Kegiatan.
Setelah melalui proses pembudidayaan yang diperkirakan memakan waktu hingga 4 bulan kedepan, hasil panen akan di kelola oleh Bumdes, yang kemudian keuntungan tersebut akan kembali digulirkan ke untuk permodalan dengan harapan kegiatan budidaya nila menjadi primadona dalam mendongkrak ekonomi masyarakat desa Pahlawan.
“Setelah 4 bulan akan dipanen dan dibeli oleh Koperasi Desa Merah Putih, kemudian Koperasi Merah Putih mengembalikan modal bibit dan pakan ke bumdes untuk kembali di kelola kemudian Sisa Hasil Usaha Kembali ke Koperasii Sebanyak 80 persen dan 20 persennya menjadi keuntungan Bumdes,” terang Kades

Budidaya nila ini sendiri merupakan usaha kolaborasi antara Pemde dan Bumdes dimana Pemdes sebagai penyedia lahan tambak dan tenaga perawatan sedangkan Bumdes Pahlawan sebagai Pengelola usaha.
Lebih jauh disampaikan Kades jika saat ini penggunaan anggaran ketahanan pangan sangat membantu masyarakat, dimana 20 persen anggaran dapat digunakan dan dikelola Bumdes melalui penyertaan modal.
“Saya sangat setuju dengan anggaran ketahanan pangan ini yang pengolahannya melalui bumdes sehingga menjadi usaha ekonomi masyarakat desa dan tidak lagi fokus untuk memberikan bantuan secara hibah kepada masyarakat akan tetapi diberikan bantuan berupa usaha ,” pungkas Kades.

Camat Curup Utara, Popo Hartopo, turut mengapresiasi langkah cepat pemerintah Desa Pahlawan, dalam pemanfaatan program ketahanan pangan.
“patut menjadi contoh apa yang dilakukan pemerintah desa Pahlawan, kita harap dengan program ketahanan pangan ini mampu mengangkat kemandirian dan ketersediaan pangan di desa,” jelas Popo.
Dia berharap semua desa di kabupaten Rejang Lebong Kususnya di Kecamatan Curup Utara, bisa tepat sasaran dan tepat guna, maksimalkan potensi desa dalam pelaksanaan program ketahanan pangan di desanya masing-masing
Acara ini turut dihadiri oleh pihak Pemerintah Desa Pahlawan, Kades Lukman Ansori beserta perangkat, Ketua BPD Herianto dan anggota , Ketua Bumdes Sejahtera Bersama Desa Pahlawan, Camat Curup Utara, Popo Hartopo beserta tim Kecamatan Curup Utara, Pendamping Kecamatan dan Pendamping Desa, Babinsa, Babinkamtibmas ,Tokoh Masyarakat, Warga setempat serta awak media.
Benih ikan nila sebanayak 15.000 ekor ditebar di Danau Talang Kering yang dikelola Bumdes Sejahtera Bersama.
Penebaran ikan nila ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketersediaan pangan berbasis perikanan di tingkat desa. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberdayakan BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa serta memberikan dampak positif terhadap ketersediaan protein hewani bagi masyarakat setempat.
Diharapkan melalui program ini, Desa Pahlawan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan sumber daya alam dan kelembagaan desa untuk membangun kemandirian pangan. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, kecamatan, dan unsur TNI juga menjadi kekuatan penting dalam mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Dengan penebaran benih dalam jumlah besar ini, Desa Pahlawan menargetkan peningkatan produksi ikan konsumsi dalam beberapa bulan ke depan, yang nantinya dapat dinikmati oleh masyarakat maupun mendukung ekonomi desa secara luas.
Dengan pendekatan holistik dan kolaboratif, program ini menunjukkan bagaimana sektor perikanan dapat menjadi penggerak utama pembangunan desa. Kolam desa tidak hanya menjadi tempat budidaya, tetapi juga pusat pemberdayaan, pendidikan, dan kemandirian pangan yang nyata. Ini sejalan dengan semangat pembangunan desa yang berkelanjutan, di mana semua potensi lokal dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat luas.
Keberhasilan kegiatan ini menjadi harapan bersama agar langkah-langkah konkret yang telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Pahlawan bersama seluruh elemen yang terlibat dapat terus berlanjut dan direplikasi di desa-desa lain. Dengan begitu, Kabupaten Rejang Lebong semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan dari desa untuk Indonesia.
Penulis : Rio Adiwijaya [Adv]
Editor : Adjie Satria
Copyright@Dinamikabengkulu.com2025
